Obat Asam Urat Yang Mujarab

Obat asam urat sebenarnya tidak ada yang mujarab, lalu apa dan bagaimana untuk menyembuhkannya secara tuntas ?

Gejala Asam Urat Atau Bukan ?

Ketika seseorang merasa nyeri atau linu di lutut, langsung disimpulkan sebagai gejala sakit asam urat. Benarkah demikian ?

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Obat Asam Urat Tradisional Daun Sambiloto

Obat Asam Urat Tradisional Daun Sambiloto

Daun Sambiloto ( Adrographis panniculata ) juga merupakan obat asam urat tradisional Nusantara, meskipun berasal dari India dan menyebar ke Thailand, semenanjung Malaya dan akhinya juga ditemukan di Jawa. Daun dan batang Sambiloto yang pahit ini dapat tumbuh pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Tanaman ini banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, di tempat-tempat terbuka seperti ladang, di tepi jalan atau di tanah-tanah yang kosong.

Seperti tanaman obat tradisional lainnya, Sambiloto juga mempunyai nama berbeda di setiap daerah. Misalnya di Melayu disebut Sambilata, Sumatera Barat : Ampadu Tanah, Jawa : Sambiloto, Ki Pait, Bidara, Andiloto, Sunda : Ki Oray, Madura : Pepaitan, China : Chuan Xin Lien.

Sambiloto bisa tumbuh sampai setinggi 90 cm. Batangnya berbentuk segi empat dan memiliki cabang banyak. Bunganya berwarna putih atau ungu, tersusun berupa tandan yang tumbuh pada ujung-ujung tangkai dan terus berbunga sepanjang tahun. Sedangkan buahnya berbentuk memanjang sampai sekitar 1,5 cm dengan lebar 0,5 cm di pangkal dan ujung buah meruncing. Buah Sambiloto yang sudah matang berwarna hitam dan akan pecah menjadi empat keping.

Sambiloto mempunyai daun tunggal yang saling berhadap-hadapan, panjangnya 2-8 cm dan lebar 1-3 cm. Untuk bahan obat tradisional di Jawa, biasanya selain daun juga diambil batangnya dengan cara mencabut seluruh tanaman yang berusia hanya semusim itu. Tanaman ini memiliki kandungan beberapa senyawa flavanoid, alkane, keton, aldehid serta mineral kalium dan  natrium.

Kandungan yang dimiliki tanaman Sambiloto bisa dimanfaatkan untuk mencegah pembentukan radang, menurunkan panas badan (antipiretik), memperlancar air seni (diuretik), obat sakit perut, kencing manis, dan penawar racun. Sedangkan kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Karena itu, untuk mereka dengan tekanan darah rendah, disarankan mengkonsumsi awal dosis ringan, jika masih bereaksi pusing sebaiknya mengganti dengan obat tradisional lainnya.

Percobaan farmakologi yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid. Daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara merebus 10-15 lembar daun sampai mendidih,  setelah didinginkan air rebusan tersebut dapat diminum sebagai obat.

Keistimewaan tumbuhan yang sering dijumpai tumbuh liar di tepi jalan ini adalah dimilikinya kandungan andrographolide yang tidak terdapat pada tanaman lain. Selain itu Sambiloto juga mempunyai kandungan zat panicolin. Kedua kandungan ini secara spesifik  berfungsi untuk adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Sebuah perusahaan farmasi di AS sudah menggunakan Sambiloto sebagai salah satu obat untuk penderita HIV/Aids.

Ramuan Obat Asam Urat Tradisional Sambiloto terutama untuk mengurangi peradangan
  • Sediakan 10 gram tanaman Sambiloto kering, 10 gram rimpang temulawak kering, 10 gram daun Komfrey kering dan 1 gram lada.
  • Setelah semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 5 gelas air. Didihkan hingga menjadi 3 gelas lalu dinginkan.
  • Setelah disaring, air rebusan tersebut diminum 3 kali sehari masing-masing satu gelas.

Obat Asam Urat Tradisional Daun Sirsak

Obat Asam Urat Tradisional Daun Sirsak

Obat Asam Urat Tradisional yang juga dapat diandalkan sebagai penurun kadar asam urat dalam darah adalah daun dari pohon Sirsak (Annona Muricata). Tanaman asal Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini dibawa masuk ke Indonesia pada abad ke-19 oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda.

Sebutan Sirsak adalah adopsi dari Bahasa Belanda “Zuurzak” yang artinya "kantung asam". Sehingga nama buah di berbagai daerah masih menyertakan nuansa Belanda. Misalnya di Jawa juga disebut Nangka Landa atau Nangka Belanda, Sunda : Nangka Walanda, Lampung : Jambu Landa, Palembang : Nangko Belando, Nias : Durio Ulondo.. Sementara di daerah Minagkabau disebut sebagai Durian Betawi, Bali : Srikaya Jawa, Madura : Nangka Buris, Nangkelan, Aceh : Boh Lona.

Pohon Sirsak dapat tumbuh di sembarang tempat sampai 1.000 meter di atas permukaan laut dan tinggi pohonnya bisa mencapai 9 Meter. Pohon Sirsak yang ditanam secara komersial, semata-mata untuk diambil daging buahnya sebagai bahan es juice atau es cream. Disamping itu juga digunakan sebagai pemberi aroma yang khas untuk makanan sejenis dodol.

Buah Sirsak berukuran 20-30 cm dengan berat mencapai 2,5 kg. Daging buah sirsak berwarna putih dan berbiji warna hitam. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, biasanya digunakan sebagai insektisida alami.

Manfaat Sirsak terbesar terletak pada daunnya. Daun sirsak ternyata banyak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Kandungan senyawa ini merupakan senyawa yang banyak sekali manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Penelitian yang dilakukan The National Cancer Institute Amerika pada tahun 1976 menemukan bahwa senyawa aktif yang terdapat dalam batang, daun, dan ranting daun sirsak yang disebut annonaceous acetogenin, mampu menyerang dan melumpuhkan sel kanker.

Sekitar 20 tahun kemudian, beberapa penelitian yang dilakukan oleh Jerry L. McLaughlin, Nicholas H. Oberlies, Lu Zeng, dan Feng-E Wu dari Purdue University, Amerika, bekerjasama dengan Soelaksono Sastrodihardjo dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menemukan bahwa annonaceous acetogenin bisa membedakan sel normal dan sel kanker, dan hanya membasmi sel kankernya saja.

Bahkan senyawa itu mampu melumpuhkan sel kanker yang sudah resisten terhadap obat-obatan kimiawi. Annonaceous acetogenin bekerja dengan cara menghambat sekaligus merusak produksi adenine triphosphat (ATP), semacam sumber energi bagi pertumbuhan sel kanker. Karena kehilangan sumber untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, sel-sel kanker itu akhirnya mati.

Menggunakan Daun Sirsak untuk menurunkan kadar asam urat

Sediakan 6 hingga 10 lembar daun sirsak dipetik pada baris ke 4 sampai tujuh dari ranting.  Cuci sampai bersih kemudian potong atau dirajang, lalu rebus dua gelas air dan biarkan sampai mendidih hingga airnya tersisa satu gelas. Minum dua kali sehari setelah makan.
Untuk yang cenderung memiliki tekanan darah rendah, dosis dapat dikurangi dengan menyisakan air rebusan tiga per empatnya apabila merasa pusing setelah minum ramuan tersebut.

Obat Asam Urat Tradisional Daun Kumis Kucing

Obat Asam Urat Tradisional Daun Kumis Kucing

Kumis Kucing merupakan salah satu tanaman untuk bahan obat tradisional asam urat yang cukup terkenal di Indonesia. Selain itu, Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus) juga digunakan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Cara paling mudah untuk mengenal tanaman ini adalah dengan melihat bunganya, secara sekilas sudah mengesankan sebagai kumis seekor kucing, meski sedikit agak rimbun dan tebal.

Tanaman ini berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia termasuk Indonesia dan ke selatan ke Australia. Kumis Kucing biasa tumbuh dibawah sinar matahari penuh, nauangan atap atau tumbuhan lain yang lebih besar bisa mengurangi kadarekstrak daun. Karena itu untuk digunakan sebagai bahan obat sebaiknya pilih daun yang terkena sinar matahari langsung sepanjang hari.

Obat Asam Urat Tradisional Daun Kumis Kucing
Helai daun Kumis Kucing berbentuk bundar atau lojong, lanset, bundar telur atau belah ketupat yang dimulai dari pangkalnya. Daunnya berukuran  panjang antara 1 hingga 10 Cm dengan lebar antara,75 hingga 1,5 Cm.Sebagai bahan obat, daun yang dipilih biasanya setelah ketiga dari pucuk hingga dau ketujuh. Karena pada urutan tersebut semua zat yang diperlukan telah terbentuk.

Tanaman Kumis Kucing dapat tumbuh dengan baik di lokasi dengan ketinggian antara 500 hingga 1.200 di atas pemukaan laut dalam suhu udara yang sedang sampai panas. Kumis kucing merupakan tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan dengan berbagai nama daerah, seperti : Kidney Tea, Java Tea (Inggris), Giri-giri marah (Sumatera), Kumis Kucing (Sunda), Remujung (Jawa) dan Se-salaseyan, Songkot Koceng (Madura).
Garam kalium dalam daun Kumis Kucing ini memiliki khasiat melarutkan batu ginjal, kandungan sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri. Tanaman ini juga mengandung senyawa orthosiphonin glikosida. Sifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin.

Ramuan Kumis Kucing sebagai obat Asam Urat yang bekerja menurunkan kadar asam urat dalam darah.

10 gram daun Kumis Kucing yang telah dikeringkan atau 20 gram daun yang masih basah (baru dipetik) yang dicuci bersih. Siapkan 10 gram Meniran kering atau 20 gram basah, 10 gram Sawi Tanah kering atau 20 gram basah, 15 gram Jahe Merah kering atau 30 gram basah, dan 10 gram Kapulaga kering.
Memarkan Jahe Merah dan campurkan dengan semua bahan, rebus dalam satu liter air hingga tersisa setengahnya. Minum pagi, siang dan sore hari dengan ukuran tiga per empat gelas (150 ml) atau minum dua kali sehari masing-masing 200 ml.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More