Obat Asam Urat Yang Mujarab

Obat asam urat sebenarnya tidak ada yang mujarab, lalu apa dan bagaimana untuk menyembuhkannya secara tuntas ?

Gejala Asam Urat Atau Bukan ?

Ketika seseorang merasa nyeri atau linu di lutut, langsung disimpulkan sebagai gejala sakit asam urat. Benarkah demikian ?

Obat Asam Urat Tradisional Atau Jamu

Obat tradisional atau jamu merupakan bagian kebudayaan yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, juga obat tradisional untuk penyakit asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat Itu Biasanya Begini

Gejala penyakit asam urat bisa dialami oleh siapa saja, umumnya berupa pembengkakan di sendi ibu jari kaki disertai rasa nyeri. Penderita biasanya sampai terbangun karena rasa nyeri yang luar biasa.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Apa Obat Asam Urat Generik yang Dijual di Apotik ?

Apa saja obat untuk penyakit asam urat di apotik yang bisa berkhasiat sangat manjur karena dikonsumsi berdasarkan diagnosa dan dibeli dengan resep dari dokter ?

Apa itu Purin Penyebab Asam Urat ?

Purin memicu tingginya kadar asam urat

Purin adalah salah satu zat yang terdapat didalam sel, baik sel yang berada dalam tubuh manusia atau sel dari berbagai bahan makanan terutama hewan dan hasil laut. Purin yang terdapat dalam makanan tersebut setelah masuk ke dalam tubuh manusia akan mengalami proses metabolisme dan berubah menjadi asam urat.

Asam urat diperlukan sebagai zat antioksidan untuk melindungi lapisan pembuluh darah. Dalam kondisi normal tubuh manusia memerlukan tambahan purin dari makanan sekitar 15 persen, sisanya diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga secara keseluruhan kadar asam urat dalam darah pria dewasa akan berkisar antara 2 - 7,5 mg/dl dan untuk wanita antara antara 2 - 6,5 mg/dl.

Tetapi jika kadar asam urat melampaui batas normal tersebut, maka akan timbul masalah yang dikenal sebagai hiperurisemia dengan gejala khas jempol kaki bengkak akibat kelebihan asam urat yang mengendap pada persendian dan menjadi kristal berbentuk runcing seperti jarum.

Pada dasarnya purin yang terkandung dalam bahan makanan memang secara alamiah disediakan sebagai tambahan untuk memenuhi kekurangan sekitar 15 persen dari kebutuhan normal. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi beresiko menimbulkan penyakit asam urat tinggi.

Perkembangan teknologi dan kreativitas para pelaku bisnis kuliner yang berkompetisi secara ketat untuk memanjakan konsumen telah menghadirkan beragam masakan yang umumnya kaya purin. Kondisi ini dengan tidak disadari telah mengubah pola makan masyarakat menjadi sangat rentan terhadap penyakit asam urat.

Terkait dengan masalah tersebut perlu dicermati bahwa setiap makanan mengandung purin dengan prosentase yang berbeda. Pada garis besarnya bisa dibagi menjadi tiga kelompok berbeda, masing-masing dengan kadar purin yang tinggi, sedang dan rendah sebagai berikut :

01. Kelompok makanan dengan purin tinggi adalah jerohan atau bagian organ dalam hewan ternak yang meliputi limpa, hati, ginjal, otak, paru dan lain-lain. Hasil laut terutama udang, kerang, kepiting, lobster, cumi-cumi dan lain-lain. Termasuk juga hasil olahannya yang berupa abon, dendeng, sardin dan lain-lain. Makanan dan minuman yang nmerupakan hasil fermentasi juga memiliki kandungan purin cukup tinggi seperti bir, tape dan tempe.

02. Kelompok makanan dengan purin sedang adalah daging sapi, kacang-kacangan, kangkung, bayam, daun singkong, daun pepaya dan jamur.

03. Kelompok makanan dengan purin rendah adalah telur, susu, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Makanan berpurin tinggi menyebabkan kadar asam urat tinggi
Nafsu makan sebagai naluri primitif manusia yang tak pernah berubah sejak di jaman batu sampai jaman modern.

Membatasi konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi memang bukan hal yang mudah. Karena makanan yang mengundang selera umumnya diolah dari bahan-bahan dengan kandungan purin tinggi dan kaya protein. Di lidah terasa lezat meskipun sebenarnya tak sehat, lebih dri itu juga dibutuhkan biaya lebih mahal.

Masalahnya adalah bagaimana mentransformasikan pemahaman tentang bahaya kadar asam urat tinggi ini menjadi sikap hidup rasional. Sehingga mampu mengendalikan nafsu makan sebagai naluri primitif manusia yang sejak jaman purba terus menerus mendominasi sampai saat ini, di jaman manusia menyebut dirinya modern.


Artikel terkait Purin Penyebab Asam Urat :

Obat Asam Urat Tradisional Daun Seledri


Obat asam urat tradisional daun Seledri atau Apium graveolens L. adalah tanaman yang lebih populer digunakan untuk sayuran dan sebagai bumbu masakan. Tanaman seledri masuk ke Indonesia dibawa oleh penjajah Belanda karena di Eropa tanaman ini biasa digunakan untuk menyedapkan sup. Hingga saat ini, di Indonesia daun seledri lebih dikenal sebagai pelengkap masakan sup. Selain itu paling lazim dipotong kecil-kecil untuk ditaburkan pada bakso, soto, juga bubur ayam.

Sementara di Jepang, Cina dan Korea tidak hanya daun, tetapi bagian tangkai daun juga diguinakan sebagai bahan makanan. Kebanyakan negara di Eropa memanfaatkan seluruh bagian seledri, mulai dari daun, tangkai, buah, dan bahkan umbinya juga digunakan sebagai bahan makanan. Seledri juga populer sebagai bahan makanan di Amerika, termasuk Amerika Selatan, tercatat orang dewasa di Amerika rata-rata mengkonsumsi 6 pon seledri per tahun.

Seledri sudah dibudidayakan di beberapa negara di Eropa dan Mediterania sejak 1000 SM, dan telah digunakan sebagai tanaman obat pada jaman Mesir kuno ini memiliki daun yang tipis, bersifat rapuh dan berbentuk belah ketupat miring. Memiliki panjang antara 2 sampai 8 cm, lebar 2-5 cm, pangkal dan ujung anak daun runcing, panjang tangkai anak daun antara 1 sampai 3 cm.

Tanaman seledri yang berwarna hijau tua dengan aroma dan rasa yang khas ini dapat hidup di dataran tinggi maupun rendah. Untuk dapat memperoleh kualitas tanaman yang baik, pertumbuhan seledri membutuhkan suhu yang berkisar antara 15-24 C. Di Indonesia, tanaman ini dapat dikembangkan di daerah dengan ketinggian 1.000 - 1.200 m di atas permukaan laut.


Seledri yang dibudidayakan berdasarkan prioritas penggunaan bagian tanaman dibedakan menjadi tiga kelompok :

Apium graveolens dari kelompok Secalinum atau Seledri Daun, disebut juga Seledri Iris terutama untuk diambil daunnya dan banyak dipakai sebagai pelengkap masakan di Indonesia.
Apium graveolens dari kelompok Dulce atau Seledri Tangkai, kelompok tanaman ini tumbuh dengan tangkai daun yang membesar untuk dimbil sebagai bahan salad.
Apium graveolens dari kelompok Rapaceum atau Seledri Umbi yang membentuk umbi di permukaan tanah. Sesuai kegunaannya, umbi yang kaya provitamin A dan K tersebut digunakan untuk bahan sayuran sup atau dibuat semur.

Sebagai obat-obatan herbal seledri memiliki sejarah yang cukup panjang dalam memelihara kesehatan manusia secara turun temurun, baik dalam memperlancar pencernaan, penyembuhan demam, penambah nafsu makan, penurun tekanan darah tinggi dan penurun kadar asam urat tinggi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan senyawa kimia dalam seledri juga dapat berfungsi antimikroba, antioksidan, anti- inflamasi, antidepresan sampai bisa digunakan sebagai antiketombe.

Nutrisi yang dikandung Seledri

Kandungan utama seledri adalah butilftalida yang sekaligus menjadi pembawa aroma utama. Tanaman ini juga mengandung banyak
fitonutrien fenolik yang memiliki khasiat sebsagai antioksidan dan anti-inflamasi. Fitonutrien ini meliputi: asam caffeic, asam caffeoylquinic, asam sinamat, asam coumaric, asam ferulic, apigenin, luteolin, quercetin, kaempferol, lunularin, beta-sitosterol dan furanocoumarins.

Seledri juga mengandung asam folat, kalium, serat makanan, mangan, asam pantotenat, vitamin B2, tembaga, vitamin C, vitamin B6, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin A dalam bentuk karotenoid. Tetapi kandungan sodium (garam) sekitar 35 miligram per tangkai, membuat mereka yang sensitif terhadap garam harus memperhitungkan konsumsinya agar tidak berlebihan.

Resep Daun Seledri untuk Obat Asam Urat

Untuk memanfaatkan daun seledri sebagai obat asam urat, terutama mengurangi peradangan dapat dilakukan dengan cara  berikut :

  • Ambil 7 hingga 10 lembar daun seledri, cuci bersih dan rajang kecil-kecil
  • Masukkan rajangan seledri ke dalam panci bersama 2 atau tiga gelas air
  • Panaskan sampai mendidih, biarkan selama 1-2 menit lalu angkat
  • Tunggu sampai dingin, diminum dua kali pada pagi dan sore hari
Selain direbus, daun seledri tersebut bisa diblender sampai halus. Jus seledri tersebut juga untuk diminum dua kali pada pagi dan sore hari. Selanjutnya lakukan diet asam urat untuk menurun kadar asam urat sampai ke kondisi normal.


Obat tradisional asam urat lainnya :

Mereka Bunuh Diri Karena Tersiksa Asam Urat Tinggi

Karena tersiksa sakit asam urat mereka bunuh diri

Bunuh diri karena penyakit asam urat tinggi bukannya tidak mungkin, siksaan rasa nyeri pada sendi penderita di saat kambuh yang dialami selama bertahun-tahun bisa membuat stres berat dan putus asa. Dalam kondisi emosi yang labil, mereka bukan mencari informasi dan obat untuk penyembuhan yang mujarab, melainkan mengambil jalan pintas : mengakhiri kondisi tubuhnya yang menjengkelkan dengan bunuh diri !

Penyakit asam urat tinggi bisa memicu orang untuk melakukan bunuh diri bukan hanya isapan jempol atau kabar burung. Berikut adalah kutipan dari situs berita yang memuat peristiwa bunuh diri karena penyakit asam urat. Kasus-kasus berikut hanya sebagian, kasus yang sama sangat mungkin terjadi di beberapa daerah dan waktu berbeda.

Tujuannya bukan memberi inspirasi untuk bunuh diri, tetapi mengingatkan pentingnya informasi mengenai penyakit asam urat untuk memperluas wawasan sehingga penyakit tersebut tak perlu dialami. Sebenarnya untuk penderita asam urat tinggi akibat pola makan yang salah, bisa menyembuhkan diri sendiri dengan obat-obatan tradisional atau obat generik yang murah. Bahkan tanpa obat, cukup mengendalikan diri dan mengubah pola makan.

Bunadi Nekat Bunuh Diri Karena Penyakit Asam Urat

Warga Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo geger karena ditemukannya Bunadi berusia 56 tahun, tewas gantung diri di dalam rumahnya. Pasalnya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai penambang pasir itu depresi karena penyakit asam urat yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Namun, polisi meragukan kematian korban akibat gantung diri. Disebut-sebut, ada beberapa indikasi yang memungkinkan korban meninggal bukan karena bunuh diri. Di antaranya, karena posisi tempat tergantungnya korban cukup pendek. Sehingga kaki korban dimungkinkan menyentuh lantai rumah. Selain itu, lidah korban juga tidak menjulur seperti lazimnya orang tewas gantung diri.

Karena itu tim dokter melakukan visum secara menyeluruh dan lebih cermat terhadap jasad Bunadi. Hasil dari visum yang dilakukan di ruang jenazah RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo itu secara resmi disampaikan oleh pihak kepolisian bahwa ternyata Bunadi meninggal murni karena bunuh diri.

Bunadi sakit asam urat, depresi lalu bunuh diri
Jenasah Bunadi saat diangkat warga untuk dilakukan visum di ruang jenazah RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo

"Hasil visum, korban meninggal murni karena bunuh diri. Ciri utamanya pupil mata pecah dan patah batang leher," kata Kapolsek Situbondo Iptu Bambang Irianto, Senin (7/3/2016). Bambang menuturkan, lidah korban tidak menjulur dan kemaluannya tidak mengeluarkan sperma, ternyata tidak menghilangkan kemungkinan jika korban tewas gantung diri. Sebab, saat ditemukan istrinya, Niwati, korban diduga baru saja meninggal dunia.

"Pengakuan istrinya, baru sekitar 10 menit ditinggal ke rumah tetangganya. Waktu pulang sudah ditemukan menggantung. Jadi wajar jika lidah korban tidak menjulur dan mengeluarkan sperma," papar  Bambang. Dari keterangan para saksi yang berhasil dikumpulkan polisi, Bunadi nekat bunuh diri karena depresi lantaran penyakit asam urat yang dideritanya tak kunjung sembuh.
(Sumber:https:// news.detik.com/berita-jawa-timur/ d-3159275/pria-tewas-diduga-gantung-diri-dipastikan-bunuh-diri)


Mak Uka Akhiri Penyakit Asam Urat dengan Bunuh Diri

Frustrasi akibat penyakit asam urat tak kunjung sembuh, Mak Uka yang berusia 60 tahun menjadi nekad dan memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan jalan terjun ke dalam sumur. Peristiwa itu terjadi di Dusun Cicelot, Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua, Sumedang pada 18 Mei 2016.

Sebelumnya, Ayat tetangga korban sempat menegur Mak Uka ketika dilihatnya sedang berdiri di samping sumur. "Saya melihat korban dekat sumur dan sempat tanya sedang apa," kata Ayat. Korban menjawab ia ingin mati. "Ema mah hayang paeh (ibu ingin mati, Red)," jawab korban seperti ditirukan Ayat yang kemudian menjadi salah satu saksi.

Bunuh diri karena penyakit asam nurat tak kunjung sembuh
Petugas dibantu warga mengangkat jenasah Mak Uka dari dalam sumur.

Mendengar jawaban itu, saksi berlari meminta pertolongan dan saat kembali korban sudah ada di dalam sumur dalam kondisi tewas mengambang. Warga lapor ke polsek kemudian korban dievakuasi tim SAR. Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban prustasi dan mengakhiri hidup karena mempunyai penyakit asam urat yang tak kunjung sembuh.
(Sumber : http://jabar.tribunnews.com/2016/05/18/mak-uka-terjun-ke-sumur-setelah-mengatakan-ingin-mati-ema-mah-hayang-paeh)


Bunuh Diri Akibat Tak Tahan Sering Tersiksa Sakit Asam Urat

Tak tahan sering tersiksa saat penyakit asam uratnya kambuh,  Waginem (56), warga Desa Selolong, Kecamatan Batik Nau, Bengkulu Utara memilih jalan pintas gantung diri di kayu penyangga atap dapur rumahnya pukul 16.00 WIB, 27 September 2016. Kejadian ini pertama kali diketahui Pendi yang lebih dulu masuk ke dapur rumah saat Muspan dan kakaknya tiba di rumah.

Saat itu, Pendi berteriak menyebut ibunya sudah meninggal dunia. Muspan dan anak sulungnya langsung menurunkan korban dari ikatan. Korban diduga mengikat tali dengan menggunakan kursi dan terjun setelah lehernya terikat. Saat diturunkan suami dan anaknya, warga berdatangan. Kondisi Waginem saat itu sudah tak bernyawa lagi.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Andhika Vishnu, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP. M Jufri, S.IK membenarkan kejadian tersebut. Keluarga juga sudah meyakini korban tewas karena murni gantung diri dan tidak ada sebab lain. “Keluarga sudah menandatangani pernyataan menolak jenazah korban diotopsi. Keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah dan meyakini murni gantung diri,” terang Kasat Reskrim.

Polisi juga membawa tim medis ke TKP dan memeriksa bagian luar jenazah korban. Hasilnya, tim medis tidak melihat adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami Waginem di tubuhnya. “Dari keterangan saksi juga mendukung jika kejadian ini murni gantung diri selain di tubuh korban tidak ada tanda kekerasan,” jelasnya.

Waginem diduga memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri lantaran tak tahan dengan penyakit asam urat yang dideritanya hampir 3 tahun belakangan. Bahkan, Waginem sudah beberapa kali mengaku kesal dengan kondisinya yang sering didera rasa nyeri berkepanjangan setiap kali asam uratnya kambuh pada suaminya, Muspan (61).
(Sumber : http://harianrakyatbengkulu.com/ver3/2016/09/28/irt-gantung-diri-di-dapur/)


Tabrakkan Diri Ke Kereta Api Gara-gara Asam Urat Tinggi

Warga Karanganyar Kebumen heboh lantaran ada seorang pria yang nekat menabrakkan dirinya ke KA Argo Dwipangga jurusan Solo Balapan-Jakarta yang sedang melintas pada Selasa malam, 13 Desember 2016. Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan tindakan pria yang bernama Sardini berusia 51 tahun itu karena frustasi terhadap siksaan penyakit asam urat yang dideritanya selama bertahun-tahun.

Hal tersebut terungkap, saat Kapolsek Kapolsek Karanganyar Polres Kebumen AKP Mawakhir menggali informasi dari orang terdekat serta para tetangga. Korban yang ternyata masih bujangan dan kesehariannya bekerja sebagai sopir itu memang menderita asam urat yang menahun.

Jenhgkel asam urat tinggi, Sardini tabrakkan diri ke kereta api
Petugas dan warga menyiapkan Jenasah Sardini untuk diotopsi

“Keterangan dari sejumlah saksi, korban tiba di lokasi kejadian dan motornya langsung diparkir. Usai memarkir, korban langsung berlari ke arah rel dan di saat yang sama dari arah timur melaju kereta tersebut yang langsung menabrak korban,” kata AKP Mawakhir, Rabu (14/12).

“Kuat dugaan karena penyakit asam urat yang menahun. Info yang kami dapatkan hal tersebut sering dikeluhkan korban kepada teman dekat dan para tetangganya,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala sehingga meninggal. Selanjutnya, jenazahnya dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk dilakukan visum. Selanjutnya korban dikebumikan di TPU dekat rumahnya di desa Plarangan Karanganyar, Kebumen.
(Sumber : http://kriminalitas.com/diduga-karena-asam-urat-sardini-nekat-ngadu-sama-kereta/)

Mencermati para korban pelaku bunuh diri tersebut bisa disimpulkan bahwa mereka berada dalam usia jauh diatas potensi penderita asam urat. Jadi sangat mungkin jika kondisi asam urat tinggi sudah mereka alami selama bertahun-tahun. Selama itu pula setiap kali penyakitnya kambuh karena tanpa disadari telah mengonsumsi makanan tinggi purin, mereka tidak hanya mengalami siksaan yang bersifat fisik. Tetapi juga secara psikologis karena penampilannya menjadi amburadul, semua aktivitanya bisa terhenti dan semua rencana hari itu bisa berantakan.

Meskipun demikian, sesungguhnya apabila mengetahui tentang faktor-faktor potensial yang menyebabkan terjadinya asam urat tinggi, maka penyakit itu bisa dengan mudah dihindari, dicegah bahkan untuk disembuhkan. Banyak orang di lingkungan kita yang tidak tahu tentang pola makan yang sehat, mereka baru menyadarinya setelah terlambat dan dokter mediagnosenya sebagai penyakit asam urat, diabetes atau hipertensi. Semua penyebabnya sampai berakhir dengan bunuh diri itu hanya karena karena semata-mata menuruti nafsu makan yang memberi konsekuensi harus menerima pengorbanan terlalu besar.


Artikel terkait dengan Bunuh Diri Akibat Penyakit Asam Urat Tinggi :

Penyakit Asam Urat Tertinggi Setelah Hipertensi


Juimlah penderita penyakit asam urat di Indonesia cukup memprihatinkan

Penyakit asam urat ternyata memiliki rangking yang patut diperhitungkan oleh masyarakat Indonesia, karena menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 penyakit ini termasuk memiliki prevalensi tertinggi, yakni 24,7 persen. Persisnya nomor dua setelah Hipertensi, 25,8 persen.

Peringkat ketiga diduduki oleh penyakit Hepatitis B dengan prevalensi mencapai 21,8 persen. Dibawahnya adalah Balita kurang gizi yang secara nasional prevalensinya sebesar 19,6 persen. Sedangkan yang terakhir dari lima penyakit yang bisa merenggut nyawa penderitanya ini diduduki oleh Serangan Stroke dengan prevalensi mencapai 12,1%.

Menurut data riset kesehatan dasar tersebut, provinsi dengan prevalensi mengidap penyakit sendi tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan prevalensi 33,1%, Jawa Barat 32,1% dan Bali 30,0%.

Jika di dalam negeri penyakit asam urat menjadi ancaman tertinggi kedua, maka untuk skala internasional berdasarkan survei WHO, Indonesia merupakan negara terbesar ke 4 didunia yang penduduknya menderita asam urat. Survey badan kesehatan dunia tersebut juga menunjukkan rincian bahwa di Indonesia penyakit asam urat 35% terjadi pada pria di bawah usia 34 tahun.

Data tersebut mengindikasikan bahwa kini masyarakat menerapkan gaya hidup yang kurang memperhatikan kesehatan. Trend makanan fast food yang berasal dari Barat membuat masyarakat cenderung mengonsumsi makanan yang sebenarnya kurang sehat, sekaligus cenderung meninggalkan konsumsi makanan sayur, buah-buahan, serta makanan bergizi lainnya.

Keadaan yang memprihatinkan justru penyakit-penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, stroke, termasuk asam urat yang biasanya diderita oleh usia diatas 40 tahun, kini cenderung dialami oleh mereka yang berusia lebih muda. Sepertiga dari penderita penyakit asam urat di Indonesia berusia di bawah 34 tahun !

Penyakit Asam Urat akibat gaya hidup yang tidak sehat
Penyakit asam urat di Indonesia 35% dialami pria di bawah usia 34 tahun.

Jika jumlah penderita penyakit asam urat memiliki prevalensi cukup tinggi, maka yang bisa dituding sebagai penyebab utamanya adalah perubahan ke pola makan yang tidak sehat. Tetapi penyebab tersebut bisa diminimalisir dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit asam urat.

Pada umumnya, orang akan peduli dan mencoba memahami penyakit asam urat apabila sudah menjadi penderita dari penyakit tersebut. Hal ini bisa dimaklumi karena termotivasi oleh keinginan untuk mendapatkan informasi secara terinci sebagai referensi untuk melakukan pengobatan secara efektif agar bisa cepat sembuh seperti sediakala.

Terkait dengan masalah tersebut, memberikan pemahaman tentang penyakit asam urat akan lebih efektif apabila dilakukan terhadap para penderita. Menurut pedoman yang dikeluarkan oleh American College of Rheumatology, hal yang paling penting adalah edukasi tentang serangan asam urat yang tak terduga akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan berpurin tinggi yang tak disadari.

Sedangkan untuk mengurangi prevalensi penyakit asam urat dalam masyarakat diperlukan pencegahan berupa sosialisasi tentang korelasi antara pola makan yang sehat dengan penyakit asam urat. Upaya ini hanya bisa dilakukan oleh pemerintah melalui instansi terkait, dalam hal ini departemen kesehatan.

Tentu saja selain memerlukan perencanaan program yang matang juga anggaran yang cukup besar, sementara departemen ini masih memiliki beberapa target yang lebih penting dan perlu diprioritaskan. Upaya lain sebagai bentuk pencegahan dini bisa dilakukan dengan mengaplikasikan informasi mengenai bahaya kadar asam urat tinggi dalam pendidikan kesehatan di sekolah dasar.

Pada prinsipnya pencegahan prevalensi penyakit asam urat adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran individu terhadap pentingnya menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, sementara kondisi di luar hiruk pikuk dengan bermacam iklan dan promosi oleh industri makanan yang saling mengklaim paling lezat, tapi tak peduli sehat atau tidak sehat.


Artikel terkait dengan Penyakit Asam Urat Tertinggi Setelah Hipertensi :

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More