Obat Asam Urat Yang Mujarab

Obat asam urat sebenarnya tidak ada yang mujarab, lalu apa dan bagaimana untuk menyembuhkannya secara tuntas ?

Gejala Asam Urat Atau Bukan ?

Ketika seseorang merasa nyeri atau linu di lutut, langsung disimpulkan sebagai gejala sakit asam urat. Benarkah demikian ?

Obat Asam Urat Tradisional Atau Jamu

Obat tradisional atau jamu merupakan bagian kebudayaan yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, juga obat tradisional untuk penyakit asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat Itu Biasanya Begini

Gejala penyakit asam urat bisa dialami oleh siapa saja, umumnya berupa pembengkakan di sendi ibu jari kaki disertai rasa nyeri. Penderita biasanya sampai terbangun karena rasa nyeri yang luar biasa.

Apotik Herbal Asam Urat

Halaman ini berisi informasi tentang obat-obatan asam urat yang berbahan herbal untuk alternatif pilihan penyembuhan secara aman dan alami.

Apa Obat Asam Urat Generik yang Dijual di Apotik ?

Apa saja obat untuk penyakit asam urat di apotik yang bisa berkhasiat sangat manjur karena dikonsumsi berdasarkan diagnosa dan dibeli dengan resep dari dokter ?

Apakah Jus Nanas Bisa Sembuhkan Asam Urat ?



Apakah jus nanas bisa menyembuhkan asam urat ? Pertanyaan ini mengemuka karena dalam beberapa tahun terakhir banyak artikel tentang manfaat jus nanas untuk menyembuhkan sakit asam urat yang dipublikasikan oleh media cetak dan elektronik.

Tentu saja, mereka yang terusik pertanyaan tersebut adalah para penderita penyakit asam urat sendiri, keluarga atau kerabat mereka yang mencoba mencari informasi lebih akurat. Selanjutnya adalah pembaca yang persendiannya mulai terasa nyeri, meskipun belum tentu disebabkan kadar asam urat mereka naik melampaui batas normal.

Seperti diketahui, buah nanas (Ananas comosus L.) merupakan salah satu buah-buahan tropis dengan banyak kandungan vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh, tidak banyak berbeda dengan buah-buahan lain. Kekhususannya, nanas adalah satu-satunya buah yang mengandung banyak bromelain.



Kandungan bromelain dalam nanas merupakan famili dari enzim proteolytik yang memiliki efek analgesik dan anti inflamasi. Karena itu pula jus nanas mempunyai efek anti-inflamasi dan analgesik atau menghambat rangsangan rasa nyeri pada persendian, apabila dibuat dengan dosis yang tepat.

Dosis tersebut bisa dimulai dengan 1 buah nanas berukuran sedang, hal ini didasarkan pertimbangan bahwa tingkat peradangan yang dialami berbeda pada setiap individu. Penambahan dosis akan meningkatkan efek tersebut sesuai dengan tingkat peradangan yang sedang dialami.

Selain itu, buah nanas yang digunakan sebagai jus dipilih dari buah yang masih segar, memiliki daging buah berwarna kuning cerah dan mengandung banyak air. Dikupas dan dicuci bersih, kemudian dipotong-potong dan diblender sampai lembut, tambahkan air sesukanya. Jika kurang manis, tambahkan gula. Lalu nikmati sebagai minuman segar.

Jadi, apakah jus nanas bisa menyembuhkan asam urat ?

Saat mengalami serangan pertama penyakit asam urat, penderita akan merasakan sakit yang hebat, umumnya pada sendi ibu jari kaki yang ditandai dengan pembengkakan sampai berwarna kemerahan-merahan dan terasa sangat nyeri. Pertolongan pertama yang dilakukan dokter adalah mengurangi rasa sakit dan peradangan dengan memberikan obat-obatan analgesik dan anti inflamasi.

Fungsi analgesik dan anti inflamasi tersebut bisa “diambilalih” oleh bromelain yang terdapat buah nanas. Tetapi penyembuhan penyakit asam urat tidak berhenti sampai disitu, dokter akan melanjutkan parawatan dengan proses penurunan kadar asam urat dalam darah pasien. Pada tahap tersebut konsumsi jus buah nenas tentunya sudah tidak relevan lagi, tetapi bisa digantikan dengan buah-buahan atau tanaman lain.

Efek analgesik dan anti inflamasi dari bromelain tidak hanya bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat kristal asam urat, tetapi juga rasa nyeri akibat rematik atau osteoartritis. Saat bromelain berada dalam lambung juga akan aktif berperan membantu mencernakan protein. Banyak perusahaan farmasi di luar negeri memproduksi bromelain dari ekstrak buah nenas, karena dinilai natural dan aman.

Bromelain yang diproduksi dari ekstrak buah nanas

Nyeri berkurang, kadar asam urat tetap tinggi

Di sisi lain, pada saat berada di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Seperti diketahui, alkohol merupakan salah satu pantangan bagi penderita asam urat karena bisa memicu pengeluaran cairan sehingga meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Alkohol juga memicu enzim tertentu di dalam liver yang memecah protein dan menghasilkan lebih banyak asam urat.

Efek samping lainnya bisa dialami oleh wanita yang sedang hamil jika mengkonsumsi buah nenas yang masih muda. Beberapa kandungan pada buah nanas yang belum benar-benar matang dapat berpotensi sebagai obat yang dapat menggugurkan kandungan (abortivum)

Tetapi manfaat buah nanas lebih banyak, buah yang kaya dengan kandungan vitamin dan mineral juga bisa dimanfaatkan untuk pencegahan berbagai penyakit. Diantaranya adalah kandungan vitamin C yang bermanfaat sebagai anti oksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan kanker.

Nenas yang kaya serat untuk mencegah sembelit dan memelihara kinerja saluran cerna. Sedangkan kalium buah nanas bermanfaat memperkecil risiko kematian akibat penyakit jantung, serangan stroke dan memperkuat tulang.

Sekalipun Anda tidak menderita sakit asam urat, ada baiknya mengkonsumsi jus nanas. Disamping menjadi minuman alami menyegarkan juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, lebih dari itu dengan mengkonsumsi buah-buahan produk para petani di dalam negeri berarti ikut berpartisipasi memperkokoh perekonomian negeri tercinta ini.


Artikel terkait :

Berapa Dosis dan Harga Allopurinol ?

Berapa dosis Allopurinol yang diperlukan dan berapa harganya ?

Dosis dan harga Allopurinol merupakan suatu korelasi yang unik, sehingga obat penurun kadar asam urat ini menjadi favorit terutama bagi para penderita penyakit asam urat. Apalagi proses penurunan kadar asam urat membutuhkan waktu relatif lama, rentang waktu tersebut membuat para penderita makin hafal dengan nama obat yang dikonsumsinya setiap hari.

Allopurinol menjadi nama obat yang akrab bagi para penderita asam urat, meskipun pada saat terjadi serangan asam yang pertama dokter juga memberikan obat-obatan analgesik dan anti inflamasi untuk secepatnya memulihkan kondisi pasien dari penderitaan, terutama pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan, biasanya ibu jari kaki, bisa segera kembali sehat seperti sediakala.

Setelah itu baru dilakukan pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat, dokter akan menuliskan resep obat penurun kadar asam urat dan biasanya Allopurinol menjadi alternatif pertama. Selanjutnya bukan hanya proses penurunan kadar asam urat, tetapi juga proses “pengakraban” antara Allopurinol dengan konsumennya.

Tak jarang para penderita asam urat “senior” (seringkali kambuh karena bengal, suka melanggar pantangan dokter) yang merasa cukup berpengalaman mengkonmsumsi Allopurinol menjadi sok tahu. Setiap kali bertemu dengan rekan yang kebetulan mengalami nyeri sendi direkomendasikan untuk mengkonsumsi Allopurinol.

Tentu saja ini perilaku yang salah, sebab nyeri sendi belum tentu akibat kadar asam urat tinggi. Selain itu Allopurinoil tidak bisa dikonsumsi tanpa melalui pemeriksaan medis yang akurat. Obat ini pun hanya terdapat di apotik dan hanya dijual berdasarkan resep dari dokter.

Kini dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengalami penderita penyakit asam urat Allopurinol pun menjadi lebih populer dan makin banyak yang mengkonsumsinya. Tapi tidak berarti obat ini bisa dibeli secara bebas, karena dosis Allopurinol harus diberikan sesuai dengan tingkat kadar asam urat dalam darah pasien.

Selain untuk meminimalisir efek samping juga bertujuan agar proses penurunan kadar asam urat dapat berlangsung secara efisien selama 1 hingga 3 minggu. Dengan catatan bahwa dalam kurun waktu tersebut penderita juga harus membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan yang rendah atau bahkan tidak mengandung purin sama sekali.

Dosis awal untuk penderita sewasa biasanya diberikan sekali sehari sebanyak 100 mg. Untuk dosis pemeliharaan asam urat ringan 200-300 mg sehari, sedangkan untuk dosis pemeliharaan asam urat parah bisa 400-600 mg sehari. Pada beberapa kasus asam urat yang parah dokter memberikan dosis maksimal 900 mg sehari.


Berapa dosis Allopurinol yang diperlukan dan berapa harganya ?
Allopurinol diproduksi dalam bentuk generik 100 mg dan 300 mg

Dosis tersebut diberikan khusus untuk penderita asam urat, sedangkan untuk penderita hyperuricemia sekunder akibat kemoterapi, gagal jantung kongestif, pasien bedah jantung dan beberapa penyakit lain akan diberikan secara khusus berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Allopurinol generik dengan Allopurinol bermerk

Pemakaian Allopurinol untuk proses penurunan kadar asam urat dari segi ekonomis bisa sangat membantu pasien. Selain mudah diiperoleh, ketersediaan Allopurinol dalam bentuk generik membuat harganya menjadi sangat murah. Jika dibandingkan harga per tablet generik Rp. 150,- sedangkan harga Allopurinol bermerk paling murah adalah tiga kali harga generik. Umumnya yang bisa dijumpai di apotik dijual dengan harga sepuluh kali lipat dari harga generik.

Untuk informasi terkini, misalnya harga Allopurinol 100 mg bisa dicek pada beberapa situs apotik online yang selalu up date harga, diantaranya adalah melalui link berikut ini


Berapa harga Allopurinol per tablet ? Berapa harga Allopurinol 100 mg ? Berapa harga Allopurinol per strip isi 10 tablet ?

Baik Allopurinol generik maupun bermerk, keduanya memiliki khasiat yang sama. Mengingat proses penurunan kadar asam urat relatif lama, secara ekonomis pilihan terhadap Allopurinol sangat membantu para penderita gout dan menjamin proses pemulihannya tak akan terkendala oleh masalah biaya.

Pemakaian Allopurinol dengan dosis yang tepat didasari oleh evaluasi dokter secara profesional, tidak hanya berdampak efisiensi pada biaya. Tetapi juga efisensi proses penurunan kadar asam urat dalam darah pasien, sehingga dalam waktu singkat paseien bisa kembali pulih untuk melanjutkan kehidupannya seperti sedia kala.



Artikel terkait Obat Asam Urat :

Asam Urat Hanyalah “Warning” dari Hiperurisemia


Obat asam urat dan informasi yang terkait dengan gejala penyakit itu tiba-tiba menjadi penting ketika seseorang baru menjadi korban penyakit yang juga disebut sebagai Gouty arthritis. Umumnya serangan terjadi pada malam hari dan korban baru menyadari ketika bangun pagi hari mengetahui bahwa ibu jari kaki sudah menjadi bengkak kemerahan dan terasa sakit setiap kali digerakkan.

Korban langsung tahu bahwa dia terkena serangan asam urat, karena kondisinya sama persis seperti dialami oleh rekan-rekannya yang pernah sakit asam urat. Solusinya, tentu saja ke dokter. Cukup dengan pemberian obat penghilang rasa sakit dan anti inflamasi, rasa sakitnya akan berangsur hilang dan bengkaknya pun akan  mengempis.

Memang butuh beberapa hari untuk menyesuaikan diri beraktivitas dengan jempol jari kaki yang sakit dan membengkak. Tetapi setelah itu hanya perlu minum obat dokter secara rutin sambil mengingat beberapa jenis makanan yang harus dihindari. Jika sesekali terpaksa dilanggar juga tak masalah, bukankah sudah rutin menelan allopurinol setiap hari ?

Begitulah gambaran banyak penderita asam urat, mereka beranggapan bahwa asam urat semata-mata adalah timbulnya rasa nyeri di jempol kaki karena bengkak. Meskipun rasa sakitnya luar biasa, tetapi bisa dengan mudah diatasi dokter. Penyakit asam urat dianggap sebagai “penyakit puncak”, padahal sebenarnya hanyalah gejala dan sekaligus “warning” dari Hiperurisemia.

Apa itu Hiperurisemia ?

Hiperurisemia yang sudah dikenal sejak abad ke 5 sebelum Masehi adalah konsentrasi monosodium urat dalam plasma melebihi batas kelarutan yang menurut ketentuan WHO batas normal berkisar antara 2 - 7,5 mg/dl untuk laki-laki dewasa dan untuk wanita dewasa berkisar antara 2 - 6,5 mg/dL. Bahasa gampangnya adalah meningkatnya kadar asam urat dalam darah sampai melebihi batas normal. Gejala hiperurisemia yang paling umum adalah terjadinya serangan mendadak pada sendi, terutama sendi ibu jari kaki.

Serangan pertama umumnya terjadi pada tengah malam, korban akan merasakan sendi menjadi cepat bengkak, kemerah-merahan dan terasa panas. Rasa nyeri yang yang paling kuat dirasakan di bagian kaki, terutama di bagian sendi ibu jari kaki. Bisa juga pada sendi-sendi tangan karena di bagian-bagian tersebut pertama kali monosodium urat mengendap sebelum akhirnya mengendap di jaringan lainnya.

Kalangan medis membagi Hiperurisemia ini menjadi tiga, yaitu :

01. Hiperurisemia Primer
Hiperurisemia primer tidak disebabkan penyakit lain, tetapi karena memang terjadi peningkatan asam urat serum yang disebabkan oleh kelainan enzim atau kelainan molekuler yang belum diketahui secara jelas. Hiperurisemia Primer ini dialami oleh hampir semua penderita.

02. Hiperurisemia Sekunder
Hiperurisemia sekunder adalah terjadinya peningkatan kadar asam karena produksinya yang berlebihan akibat gangguan metabolisme purin yang disebabkan oleh defisiensi glucose-6-phosphatase atau fructose-6-aldolase. Hal ini bisa terjadi sebagai akibat keterterkaitan dengan penyakit lain.

03. Hiperurisemia Idiopatik
Hiperurisemia idiopatik terjadi karena penyebab primer yang tidak jelas, kelainan genetik, atau faktor fisiologi dan anatomi.

Hiperurisemia lebih sering dialami oleh laki-laki setelah berusia diatas 40 tahun, karena biasanya pada usia tersebut cenderung memiliki masalah dengan otot dan persendian. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, batasan usia korban asam urat cenderung ke usia yang lebih muda. Gaya hidup modern telah mengubah selera dan pola mengkonsumsi makansn yang mengandung banyak purin.

Ironisnya gaya hidup modern tak selalu disertai dengan cara pandang yang kritis dalam menghadapi masalah. Salah satunya dengan menganggap asam urat sebagai suatu penyakit yang bersifat final. Padahal gouty arthritis yang populer dengan sebutan penyakit asam urat hanyalah salah satu gejala dari hiperurisemia yang keseluruhannya terbagi dalam 4 stadium :

Stadium I : Umumnya ditandai dengan rasa sukar untuk berkonsentrasi
Stadium II : Mengalami serangan asam urat, seringkali terjadi pada ibu jari kaki dengan tanda bengkak, terasa panas, kemerahan dan sangat nyeri. Beberapa penderita mengalami serangan pada beberapa persendian sekaligus Meskipun akibat serangan ini tanpa diobati akan mereda dengan sendirinya setelah lewat paling lama sepuluh hari.
Stadium III : Frekuensi serangan asam urat lebih meningkat, stadium ini juga disebut fase interkritis.
Stadium IV : Telah terjadi serangan akut, pada sekitar sendi-sendi ditumbuhi tophi yaitu kristal-kristal asam urat yang telah mengeras. Akibatnya sendi-sendi mengalami kerusakan yang mengakibatkan cacat sendi.

Sendi jari-jari yang cacat akibat serangan akut asam urat.

Tragisnya banyak penderita hanya berusaha untuk menyembuhkan rasa nyeri yang mereka alami, padahal dibalik asam urat atau gouty arthritis yang merupakan gejala hiperurisemia itu tersimpan potensi yang bisa mengakibatkan beberapa komplikasi serius, diantaranya :

  1. Stroke. Asam urat bisa menumpuk di pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah tidak lancar, akhirnya tersumbat dan terparah bisa mengakibatkan stroke.
  2. Gagal ginjal. Kadar asam urat yang tinggi akan mengendap dalam ginjal, sehingga dapat mengganggu kinerja ginjal, akhirnya merusak ginjal dan akibat terparah adalah terjadi gagal ginjal.
  3. Penyakit jantung. Asam urat dapat menyerang endotel lapisan bagian paling dalam pembuluh darah besar. Jika endotel mengalami disfungsi atau rusak, akan mengakibatkan penyakit jantung koroner.
Hiperurisemia menyimpan potensi besar yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami penyakit-penyakit lebih berat. Akibatnya bukan saja bisa mengganggu kehidupan penderita hiperurisemia, tetapi juga mengakhiri hidupnya.


Artikel terkait :

AS Hentikan Obat Asam Urat Sulfinpyrazon


Sulfinpyrazon adalah obat untuk Asam Urat atau Gouty Arthritis yang bertujuan menurunkan kadar asam urat dalam darah dan digunakan sebagai alternatif Allopurinol. Obat ini juga berfungsi mencegah dan mengurangi kelainan sendi dan tofi pada penyakit asam urat kronik berdasarkan hambatan reabsorpsi tubular asam urat.

Sebagai obat paska serangan akut asam urat, maka Sulfinpyrazon juga seperti Allopurinol tidak bisa digunakan langsung saat sendi-sendi penderita sedang sakit dan membengkak. Sulfinpyrazon lebih efektif jika digunakan untuk pasien dengan hiperurisemia yang sedikit mengekskresikan asam urat.

Sulfinpyrazon mengurangi eksresi tubuli dari asam aminohipurat dan fenolsulfonftalein, sehingga uji diagnostik yang berdasarkan pengukuran zat tersebut tidak berguna bila dilakukan pada penderita yang mendapat sulfinpirazon.

Komposisi kimia Sulfinpyrazon mirip dengan oksifenbutazon dan fenilbutazon sehingga dapat menyebabkan reaksi alergi silang dengan obat tersebut. Sulfinpyrazon biasanya diberikan dengan dosis awal 100 mg/hari bersama makanan, selanjutnya ditingkatkan secara bertahap menjadi 200-400 mg/hari bahkan sampai 600 mg/hari. Kemudian dikurangi sampai diperoleh dosis minimal yang efektif, biasanya 200 mg/hari.

Sebagai turunan dari fenilbutazon (AINS) selain memberikan efek urikosurik, sulfinpyrazon juga mempunyai efek anti-inflamasi. Efek samping pemberian Sulfinpyrazon yang sering terjadi adalah timbulnya rasa mual, muntah, dan dapat terjadi gangguan pada lambung. Karena itu, obat ini hanya boleh dikonsumsi berdasarkan resep dokter dan hanya dijual di apotik.

Sulfinpyrazon dapat meningkatkan efek insulin dan obat hipoglikemik oral sehingga harus diberikan dengan pengawasan ketat bila diberikan bersama dengan oksifenbutazon dan fenilbutazon. Sekitar lima belas persen penderita yang menggunakan Sulfinpyrazon mengalami gangguan pada saluran pencernaan, sehingga kadang-kadang pengobatannya perlu dihentikan. Karena itu Sulfinpyrazon tidak boleh digunakan untuk penderita yang memiliki riwayat ulcus pepticum atau gangguan maag.

Penurun kadar asam urat dengan nama generik Sulfinpyrazone dan nama merek Anturane
Obat penurun kadar asam urat dalam darah ini telah dihentikan produksinya di AS dengan alasan yang tak jelas. Tetapi FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyatakan bahwa penghentian ini bukan untuk alasan keamanan.



Obat Asam Urat yang Dijual di Apotik :

Mengapa Laki-laki Lebih Mudah Terserang Asam Urat ?


Laki-laki lebih mudah terserang asam urat (Gouty Arthritis) dibandingkan dengan kaum wanita, meskipun makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan purin yang sama. Mengapa demikian ?  Wanita memiliki hormon estrogen yang dapat ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Tetapi ketika wanita sudah tidak memiliki hormon estrogen, yakni di saat menopause, maka peluangnya untuk terserang asam urat akan menjadi sama besarnya dengan laki-laki..

Estrogen yang juga disebut hormon seks berperan dalam perkembangan generatif dan reproduksi wanita. Hormon ini tidak hanya diproduksi dalam ovarium, tetapi juga diproduksi oleh sel-sel lemak dan kelenjar adrenal. Estrogen berperan penting dalam pengembangan karakteristik seks sekunder, seperti pembentukan dan pertumbuhan payudara.

Estrogen akan meningkat di masa pubertas dan saat kehamilan, keadaan ini mengakibatkan jarangnya ditemukan kasus penderita asam urat tinggi pada kaum wanita selama mereka masih mampu memproduksi estrogen. Karena hormon ini ikut membantu proses pembuangan asam urat. Laki-laki juga memiliki hormon estrogen, tetapi lebih rendah daripada wanita dan berperan terhadap kuantitas sperma.

Selain itu gaya hidup kebanyakan laki-laki yang lebih sering bersosialisasi juga menyebabkan konsumsi purin lebih banyak. Misalnya, sering mengikuti acara yang menyajikan makanan kaya protein sampai minum minuman beralkohol. Tanpa bekal pengetahuan yang cukup mengenai bahaya tingginya kadar asam urat salam darah, kebiasaan tersebut dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

Kaum laki-laki sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga, karena pekerjaan dan tugasnya juga sering makan di luar. Seperti kecenderungan setiap orang, maka pilihannya akan tertuju pada masakan paling mengundang selera, yakni berbahan utama daging atau seafood yang juga kaya purin. Jika terdesak oleh terbatasnya waktu, alternatifnya juga makanan tak sehat: fastfood


Jika dicermati, semua makanan yang mengundang selera dan bisa menaikkan gengsi konsumennya adalah makanan mahal yang kaya protein dan kaya purin. Tanpa upaya mengubah pola makan yang telah menjadi kebiasaan, maka akan terjadi percepatan penumpukan purin. Sehingga jika semula serangan asam urat umumnya dialami setelah laki-laki berusia lebih dari 40 tahun, kini batasan itu cenderung menurun. Pada beberapa kasus, usia di bawah 30 tahun pun sudah banyak yang mengalami gejala serangan asam urat.

Berapa kadar asam urat normal ?

Kadar asam urat normal antara laki-laki dan perempuan juga tidak sama. Menurut WHO kadar normal asam urat pada laki-laki dewasa adalah antara 2 - 7,5 mg/dL,. Sedangkan untuk wanita yang sudah dewasa berkisar antara 2 - 6,5 mg/dL. Batasan normal kadar asam urat juga berubah pada laki-laki berusia diatas 40 tahun, yakni antara 2 - 8,5 mg/dL, pada wanita juga meningkat menjadi 2 – 8 mg/dL
Sementara pada anak laki-laki berusia 10-18 tahun kadar normal asam uratnya berkisar antara 2 - 8,5 mg/dL dan untuk anak-anak perempuan antara 3,6 - 4 mg/dl.

Pemeriksaan kadar asam urat bisa dilakukan dengan tes Enzimatik yang menunjuk angka maksimal 7mg/dl, sedangkan jika menggunakan teknik biasa nilai maksimalnya menunjuk pada 8 mg/dl. Jika kadar asam urat melebihi ukuran tersebut, maka sangat mungkin mengalami kadar asam urat yang tinggi dalam darah atau Hiperurisemia.

Kadar asam urat pada laki-laki cenderung meningkat saat memasuki usia remaja. Sebaliknya pada wanita justru menurun setelah haid pertama dan akan kembali naik setelah masuk masa menopause. Masalahnya, tingkat kadar asam urat dalam darah tidak bisa dirasakan, apakah masih dalam batas normal atau pada ambang batas maksimal.

Sehingga datangnya serangan asam urat tidak bisa diprediksi, umumnya korban secara mendadak akan merasakan sakit luar biasa pada jempol jari kaki di saat bangun pagi. Tetapi masalah yang seharusnya disesali adalah selama ini ternyata ginjal telah terpacu bekerja keras sampai pada titik maksimal dan tidak lagi mampu menyaring asam urat. Akibatnya, kadar asam urat dalam darah menjadi berlebihan dan kondisi ini disebut sebagai hiperurisemia.

Hiperusemia inilah yang menjadi penyebab Gouty Arthritis atau lebih populer dengan sebutan penyakit asam urat. Penyembuhannya yang benar tidak dilakukan terbatas untuk mengurangi rasa nyeri dan mencegah peradangan, tetapi terutama juga harus dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah secara berkelanjutan.

Cara yang terbaik dan tidak menimbulkan efek merugikan adalah mengubah pola makan untuk menghindari tingginya asupan purin. Celakanya cara ini justru paling sulit dilakukan karena sama halnya dengan mengubah kebiasaan hidup sehari-hari yang sudah dijalani selama hidup.

Makin banyak laki-laki mati dibawah usia 50 tahun

Laki-laki lebih mudah terserang asam urat karena faktor bawaan dan gaya hidup. Ditambah dengan ketidaktahuan, maka sebelum usia 40 tahun laki-laki akan mulai mengalami gejala serangan asam urat. Kemudian dalam sepuluh tahun ke depan akan disusul dengan dialaminya beberapa penyakit berbahaya yang dipicu oleh semakin tingginya kadar asam urat, sekaligus sebagai penyebab kematian.


Artikel terkait :

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More